Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Halamahera Tengah Gelar Diskusi Internal Seri II tentang Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)

Diskusi Internal  Seri II  tentang Pengelolaan Barang Milik Negara Bersama Ketua Bawaslu dan Jajaran Staf di ruang Kantor Bawaslu Halmahera Tengah

Diskusi Internal  Seri II  tentang Pengelolaan Barang Milik Negara Bersama Ketua Bawaslu dan Jajaran Staf di ruang Kantor Bawaslu Halmahera Tengah, Jum'at (01/08/2025)/Foto: Humas Bawaslu Halmahera Tengah

Halmahera Tengah, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Tengah – Bawaslu Halteng menggelar diskusi internal seri II dengan fokus pembahasan pengelolaan barang milik negara (BMN), kegiatan ini berlangsung di ruang Sekretariat Bawaslu Halteng.

Ketua Bawaslu Halteng Sitti Hasmah Bt. Mohd Amin mengatakan, diskusi ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan BMN di lingkungan Bawaslu Halteng, pengelolaan BMN yang baik sangat penting untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan aset negara. 

"Setiap barang yang kita gunakan, baik itu kendaraan, inventaris kantor, atau peralatan lainnya, adalah milik negara. Kita wajib mengelolanya dengan tertib, mulai dari pendataan, penggunaan, hingga pemeliharaan," ujar Hasmah.

Hasmah juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menjaga aset negara. Ia mengajak seluruh jajaran untuk lebih proaktif dalam melaporkan kondisi barang dan memastikan tidak ada aset yang hilang atau rusak akibat kelalaian.

Sementara itu, Jukia Suharso selaku pemantik dalam diskusi tersebut menjelaskan secara detail terkait prosedur dan regulasi terkait BMN. Ia mengingatkan para staf tentang pentingnya pencatatan yang akurat dan pelaporan yang rutin. 

"Sistem pencatatan yang rapi akan memudahkan kita saat ada audit dan memastikan semua aset tercatat dengan benar," Ujar Ju.

Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab seluruh jajaran Bawaslu Halteng dalam mengelola BMN. Dengan pengelolaan yang lebih baik, Bawaslu Halteng dapat menjalankan tugas pengawasan pemilu secara lebih efektif dan efisien, serta menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Editor : Muh.Daud

Foto : Humas