Bawaslu Halmahera Tengah Gelar Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu
|
Halmahera Tengah, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Halmahera Tengah – Bawaslu Halteng menggelar kegiatan “Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bersama Mitra Kerja” yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah. Kegiatan berlangsung di Hotel Tiara, Weda, pada Selasa (09/09/2025).
Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber tingkat nasional dan daerah. Anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo hadir sebagai keynote speaker, didampingi oleh Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Lukman El Haris yang bergabung secara daring melalui platform Zoom Meeting. Selain itu, turut menjadi narasumber Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara Suleman Patras, S.Sos dan Akademisi Universitas Khairun Ternate, Dr. Siti Barora Sinai, S.H., M.H.
Kegiatan yang mengusung tema “Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ikram Malan Sangadji, M.Si.. Turut hadir sejumlah pemangku kepentingan daerah, antara lain Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah, Polres Halmahera Tengah, Kodim 1512/Weda, KPU Kabupaten Halmahera Tengah, perwakilan partai politik, organisasi masyarakat dan kepemudaan, media lokal, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam paparannya, Arif Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting seiring dengan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang sedang dilakukan oleh Pemerintah dan DPR RI.
“Hari ini seluruh fraksi di DPR RI, khususnya Komisi II, diminta untuk melakukan kajian yang mendalam terhadap seluruh aspek kepemiluan kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pembahasan undang-undang tersebut tidak hanya berlangsung di tingkat pusat, namun juga perlu melibatkan masukan dari berbagai daerah.
“Besar harapan kami, melalui diskusi seperti ini—yang dilaksanakan secara nasional di berbagai level, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota—dapat memberikan masukan yang berarti bagi penyempurnaan regulasi kepemiluan,” pungkas Arif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana peserta saling bertukar pandangan dan pengalaman terkait tantangan pengawasan pemilu dan pemilihan kepala daerah. Melalui forum ini, Bawaslu Halmahera Tengah berharap dapat memperkuat koordinasi lintas lembaga dan mendorong terciptanya pemilu yang demokratis, jujur, adil, serta berintegritas tinggi di tingkat lokal maupun nasional.
Penulis : Muh. Daud
Foto : Muhammad Lukman